Meski berpuasa, Staff Perangkat Kelurahan tak surut semangat untuk membersihkan Masjid di kawasan Kelurahan Gisikdrono Setiap Jumat.
Program dari Bapak Walikota Semarang ini dapat dilaksanakan bersama para takmir masjid dan warga, merupakan salah satu program Jarik (Jumat Resik-Resik) Masjid. Program bersih-bersih masjid dan musala di kota Semarang itu dilaksanakan hari Jumat selama Ramadan. “Kegiatan yang dinamai Jumat Resik-Resik Masjid itu dilakukan rutin sejak 2017 lalu” kata Hendi.
Setiap Jumat semua bergotong royong, baik rekan-rekan pengampu wilayah di tingkat kelurahan dan kecamatan, takmir dan warga itu melakukan aktivitas turun ke lapangan membersihkan masjid atau musala. Selain itu, tentu saja kita bisa bersilaturahmi. Dengan cara begini saya jadi kenal takmirnya, contohnya,” tutur Hendi.

Menurut Hendi, program Jarik Masjid diterapkan sejalan dengan ajaran islam, bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman. "Jadi, kami melakukan upaya bersih-bersih ini untuk menunjukkan iman kita dan mendapatkan lebih panyak pahala pada bulan Ramadan. Mudah-mudahan program ini bisa bermanfaat bagi warga Kota Semarang,” katanya
Dalam program itu, kata Hendi, ada sekitar 800 masjid dan musala di Kota Semarang akan dibersihkan. Selain itu, kegiatan bersih-bersih, Hendi juga memberikan bantuan, salah satunya sumbangan mukena baru untuk masjid tersebut.