Semarang, 15 Juni 2026 – Ratusan pelajar tampak antusias memadati area Kampung Wisata Eco Zero Wastreme RW 05, Kelurahan Gisikdrono, Kota Semarang. Sebanyak 250 siswa dan siswi dari SMPN 25 Surakarta hadir secara langsung untuk melaksanakan kegiatan kunjungan studi orientasi. Mereka datang dengan semangat tinggi untuk belajar dan mengamati langsung tata cara pengelolaan lingkungan yang inovatif.

Setiba di lokasi kampung wisata, rombongan pelajar dari Surakarta ini mendapat sambutan yang sangat meriah dan hangat. Lurah Gisikdrono, Bapak Sandy Inderawan, S.STP, MM., hadir langsung ke lokasi untuk menyapa para siswa. Beliau memimpin penyambutan tersebut bersama Ketua PKK Kelurahan Gisikdrono, Ibu Damara Wibowo.
Selain itu, Ketua RW 05 beserta Ketua PKK RW 05, Ibu P.M Ratih W., juga turut hadir mendampingi momen kebersamaan tersebut. Kehadiran para tokoh masyarakat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah setempat terhadap edukasi pelestarian lingkungan bagi generasi muda. Bapak Sandy Inderawan berharap para pelajar dapat menyerap banyak ilmu bermanfaat selama berada di wilayah kelurahannya.

Tujuan utama dari kunjungan studi ini berfokus pada pengenalan praktik pengelolaan lingkungan yang berbasis kemandirian masyarakat. Para peserta didik SMPN 25 Surakarta berkesempatan untuk melihat langsung bagaimana warga RW 05 Gisikdrono menerapkan konsep pengurangan sampah secara nyata setiap harinya.
Kampung Wisata Eco Zero Wastreme memang memiliki berbagai inovasi unggulan dalam hal pemberdayaan warga sekitar. Warga setempat secara aktif mengolah limbah rumah tangga menjadi barang bernilai guna dan bernilai ekonomis. Para siswa belajar bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga harus mengelola sampah tersebut langsung dari sumbernya.

Selama kegiatan berlangsung, para pelajar mengikuti serangkaian agenda edukasi dan observasi lapangan yang sangat interaktif. Mereka berkeliling area perkampungan sambil mendengarkan penjelasan rinci dari para pengurus lingkungan. Siswa-siswi mencatat berbagai langkah praktis tentang pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Pengalaman belajar di luar kelas ini berfungsi sebagai sarana pembelajaran yang efektif serta menyenangkan. Anak-anak muda ini berhasil memperluas wawasan mereka mengenai pentingnya kolaborasi warga dalam menjaga bumi. Pihak sekolah berharap kunjungan ini mampu menginspirasi para siswa untuk menerapkan gaya hidup minim sampah saat mereka kembali ke Surakarta. Melalui aksi nyata di Kampung Wisata Eco Zero Wastreme, generasi muda ini siap menjadi agen perubahan peduli lingkungan di masa depan.