Kelurahan Gisikdrono mengadakan pelatihan kesiapsiagaan bencana dan penanggulangan kebakaran yang diikuti oleh puluhan ibu rumah tangga. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan mereka dalam menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran, pada hari Jumat (09/08/2024).
Dalam pelatihan yang berlangsung di aula Kelurahan Gisikdrono ini, para peserta dibekali pengetahuan tentang langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi kebakaran. Materi pelatihan meliputi cara mendeteksi tanda-tanda awal kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta teknik evakuasi yang aman bagi diri sendiri dan keluarga.

Lurah Gisikdrono, Priyatna, SH, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam menjaga keselamatan keluarga. “Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis yang berguna, sehingga ibu-ibu rumah tangga dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah dan mengatasi risiko kebakaran di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Selain sesi teori, peserta juga diajak untuk melakukan simulasi penggunaan APAR di lapangan. Dengan bimbingan dari petugas pemadam kebakaran Kota Semarang, mereka mempraktikkan cara memadamkan api kecil dengan efektif. Peserta terlihat antusias mengikuti simulasi, yang menjadi pengalaman baru dan bermanfaat bagi banyak dari mereka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Gisikdrono untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap keselamatan dan mitigasi bencana. Kelurahan juga berencana mengadakan pelatihan serupa bagi kelompok warga lainnya, seperti pemuda dan perangkat RT/RW.

Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dapat lebih siap menghadapi berbagai situasi darurat dan turut menciptakan lingkungan yang aman dan tanggap terhadap bencana.