Hujan deras yang mengguyur wilayah Kelurahan Gisikdrono pada Selasa (16/09) menyebabkan terjadinya tanah longsor di RW 06 hingga merobohkan satu rumah warga. Peristiwa ini langsung mendapat perhatian serius dari pemerintah kelurahan dan kecamatan. PLT. Lurah Gisikdrono, Bapak Sandy Inderawan, S.STP, MM bersama perangkat kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas segera turun ke lokasi untuk meninjau kondisi sekaligus melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan adanya penanganan darurat, baik dalam bentuk evakuasi, pengamanan lokasi, maupun pemberian bantuan awal bagi warga yang terdampak.
Turut hadir pula Camat Semarang Barat, Bapak Elly Asmara, S.STP, MM yang didampingi oleh Ketua TP PKK Kecamatan, Ibu Femeda Dian Elly Asmara, SE. Kehadiran jajaran pemerintah kecamatan ini menjadi bentuk dukungan nyata serta pengawasan langsung agar penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan mendesak korban. Dalam peninjauan tersebut, Camat memastikan agar koordinasi antarinstansi berlangsung efektif, termasuk dalam upaya normalisasi lingkungan, penyaluran bantuan, hingga mitigasi bencana.
Pemerintah kelurahan menegaskan bahwa penanganan darurat tidak hanya sebatas bantuan logistik, tetapi juga mencakup upaya antisipasi untuk meminimalisasi risiko longsor susulan yang berpotensi membahayakan warga sekitar. Kerja sama lintas sektor diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat yang terdampak. Selain itu, warga diminta untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi berpotensi meningkatkan kerawanan tanah longsor di sejumlah titik rawan di wilayah Gisikdrono.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Pemerintah kelurahan dan kecamatan berkomitmen untuk terus mendampingi warga serta mengawal proses pemulihan, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.